Tujuan utama aplikasi seluler Netravaad adalah memungkinkan individu dengan gangguan bicara berkomunikasi menggunakan isyarat mata sederhana. Aplikasi ini memanfaatkan kamera depan perangkat seluler untuk mendeteksi isyarat mata pengguna, lalu mengubahnya menjadi kata atau kalimat. Aplikasi seluler ini mengoptimalkan model pembelajaran mendalam (DL) untuk deteksi isyarat mata dengan mengembangkan set data baru untuk penggunaan seluler, yang memungkinkan interpretasi gerakan mata secara real-time melalui algoritma bernama "Sharani".
Aplikasi ini menawarkan dua mode bahasa: Inggris dan Malayalam, masing-masing dengan dua pilihan. Dalam mode Bahasa Inggris1 dan Malayalam1, pengguna dapat memilih dari sepuluh kata yang telah ditentukan sebelumnya, sementara Bahasa Inggris2 dan Malayalam2 menawarkan mode kalimat, alfabet, dan pilihan kata untuk komunikasi yang lebih fleksibel.