Phenomer APP
Pernahkah Anda memperhatikan bahwa permukaan air laut memiliki warna yang tidak biasa (merah, coklat, hijau, dll)? Hal ini mungkin disebabkan oleh perkembangbiakan mikroalga laut (juga disebut pertumbuhan fitoplankton). Busa yang melimpah atau kematian hewan laut juga bisa menjadi pertanda.
Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk melaporkan pengamatan Anda. Dengan demikian, Anda dengan cepat mengirimkan ke tim ilmuwan satu atau lebih foto dari fenomena tersebut dan posisi geografisnya. Aplikasi ini juga memandu Anda untuk mengambil sampel air laut berwarna ini (penting bagi para ilmuwan untuk mengidentifikasi keberadaan mikroalga).
Setelah validasi, observasi Anda akan ditampilkan di peta aplikasi serta di peta situs Phenomer (www.phenomer.org).
-- Program Fenomena --
Dipimpin oleh Ifremer dan mitranya, Phenomer adalah program sains partisipatif. Tujuannya adalah untuk lebih memahami perkembangbiakan (mekarnya) mikroalga laut yang bertanggung jawab atas fenomena air berwarna: spesies mikroalga laut manakah yang terdapat dalam air berwarna? Kondisi lingkungan apa yang mendukung perkembangbiakannya? Bagaimana keanekaragaman hayati mereka berubah seiring waktu?
Semua lautan di dunia dipengaruhi oleh mekarnya bunga. Tidak dapat diprediksi dan berumur pendek, fenomena ini sulit dipelajari dan masih kurang dipahami. Hal ini mencerminkan ketidakseimbangan dalam ekosistem laut. Partisipasi masyarakat secara signifikan meningkatkan peluang untuk mendeteksi penyakit ini.
-- Saat laut mekar! --
Mekar (atau mekar) fitoplankton berhubungan dengan perkembangbiakan mikroalga yang cepat, masif, namun cepat berlalu. Kondisi fisik, meteorologi, hidrologi, dan lingkungan tertentu mendukung penggandaan dan konsentrasinya (misalnya, suhu udara dan air tinggi dalam jangka waktu lama tanpa adanya pergolakan air).
Mikroalga laut adalah alga mikroskopis yang terdapat di semua lautan dan penting bagi kehidupan di Bumi. Mereka memainkan peran ekologi dan ekonomi yang penting dalam ekosistem pesisir. Terletak di dasar rantai makanan lautan, mereka merupakan makanan bagi banyak herbivora dan filter feeder (seperti kerang), yang kemudian dikonsumsi oleh karnivora (konsumen sekunder). Hal ini memberi mereka dampak ekonomi yang kuat (budidaya kerang, perikanan). Selain itu, mikroalga mewakili paru-paru planet kita. Berkat aktivitas fotosintesisnya, mereka menghasilkan lebih dari setengah oksigen di atmosfer.



