Sakit kepala adalah salah satu gejala yang paling umum di dunia, dalam kebanyakan kasus pasien mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit untuk menghilangkan rasa sakit, baik atas inisiatif sendiri atau sebagai pengobatan yang diterima dari dokter keluarga atau ahli saraf. Ada pasien yang meminum obat penghilang rasa sakit selama serangan itu sendiri dan mereka yang cenderung meminumnya bahkan sebelum rasa sakit, karena mereka percaya bahwa rasa sakitnya tidak tertahankan bagi mereka. Fenomena ini dapat menyebabkan penggunaan obat penghilang rasa sakit yang berlebihan, yang pada gilirannya dapat menyebabkan sakit kepala berlanjut serta berbagai komplikasi. Banyak penelitian yang telah dilakukan telah menekankan hubungan antara tubuh dan pikiran dan mengangkat perlunya integrasi terapi perilaku dalam pengobatan. Terapi perilaku berfokus pada pola pikir, perilaku, dan emosi seseorang guna menemukan solusi untuk mengatasi berbagai masalah medis. Terapi perilaku dapat secara luas dibagi menjadi terapi relaksasi, biofeedback dan kognitif-perilaku.
Aplikasi kami membuat terapi perilaku dapat diakses dalam bentuk relaksasi. Aplikasi ini berisi rekaman audio relaksasi dari berbagai jenis, log laporan untuk memantau sakit kepala dan obat yang diminum, pengingat setiap malam untuk tetap mengisi laporan tindak lanjut, dan menghasilkan grafik dari log laporan untuk dilihat progres harian dan bulanan.